Transforming, Equipping and Mentoring youth with word of God to be a future leader who have integrity and vision. (Psalm 119:9)

Kamu adalah tamu kami yang ke 21564

Spot News
MENTORING TRAINING
MENTORING :
(Excellence Strategy To Produce Excellence Leaders)
2 Oktober 2010, Pukul 08.30 – 17.00 Wib.
Function Room Mall Golden Trully Gunung Sahari (Samping Toko Buku GRAMEDIA)

Daftarkan diri Anda melalui :
Shendy (08999872043), Angga (08176601585) atau Angel (081932672723)
Dengan menyertakan data pendaftaran anda : Nama Lengkap, asal Gereja/Lembaga pelayanan, Jabatan Pelayanan & No Hp ke : your_ministries@yahoo.com atau dengan mengirimkan massage ke inbok Profile Face Book : TOGI SIMANJUNTAK

INVESTASI : Rp 80.000 termasuk : Snack, Makan Siang & Materi Training.

HIDUP LOE BERARTI
Talk Show Love Dating & Sex
Jumat, 3 September 2010, Pkl 17.30 - Selesai
Bakso Malang Karapitan, Mall Taman Anggrek Lt 3
Host : Your Ministries
Pembicara : Pdm Togi V Simanjuntak, S.Sos, MA

Ticket Rp 10.000 (Termasuk makanan & minuman)
Peserta : Khusus bagi Pelajar & Mahasiswa
Terbatas hanya untuk 60 orang peserta.
Tersedia Door Price !!!

Ticket dapat diperoleh melalui : Ivan (08998968659), Shendy (08999872043), Angga (08176601585)

KONSELING
Anak Muda jangan biarkan hidupmu dikalahkan oleh masalah!
Mari berbagi beban bersama kami. curhatkan masalahmu
atau beban doamu untuk kami doakan, dengan mengirimkan email ke : your_ministries@yahoo.com
atau sms ke 081210180068
Bersama Yesus kamu pasti sanggup!

FACE BOOK YOUR MINISTRIES
Mari Bergabung di Face Book Your Ministries. http://www.facebook.com
/group.php?gid=
34626644422&ref=ts






 

Kata-kata Motivasi
KHARISMA membawa Anda Ke puncak, tetapi KARAKTER lah yang mempertahankan Anda tetap berada di puncak.
- Dr Tim Elmore -

 
 

 
Artikel
MINYAK URAPAN

Banyak anak-anak muda yang bertanya kepada saya tentang asal muasal minyak urapan dan kegunaannya dalam praktek playanan, dari hasil diskusi dengan mereka akhirnya saya menuliskan tulisan ini berdasarkan tinjauan alkitabiah dan hasil perjalanan hidup saya bersama Tuhan dan juga dalam praktek melayani selama 13 tahun ini yang telah saya lakukan dengan bantuan dan pertolongan Roh Kudus.

Dengan hati yang tulus tulisan ini tidak hendak mendeskritkan atau memojokkan orang-orang tertentu. Tulisan ini dibuat untuk memberikan gambaran yang benar tentang penjabaran, pengertian dan penggunaan minyak urapan sesuai dengan konteksnya, khususnya bagi anak-anak muda yang saya mentor melalui pelayanan yang Tuhan telah tetapkan bagi hidup saya untuk saya jalankan yaitu YOUR MINISTRIES.

Minyak urapan (annointing oil) adalah minyak yang Allah perintahkan untuk dibuat oleh Musa untuk mengurapi kemah pertemuan dan tabut hukum Allah, meja sajian dan segala perkakasnya, kandil dengan segala perkakasnya, mezbah pembakaran ukupan, mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya serta bejana pembasuhan dengan alasnya dan untuk mengurapi Harun dan anak-anaknya sebagai imam (Keluaran 30:22-30 ; Kel 40:9 ; Imamat 8:10,12,30 ; Imamat 21:10).

Minyak urapan terdiri dari campuran rempah-rempah (Keluaran 30:22-25) yang bahannya terdiri atas :

1.        Rempah-rempah pilihan.

2.        Mur tetesan 500 syikal.

3.        Kayu manis yang harum 250 syikal.

4.        Tebu yang baik 250 syikal.

5.        Kayu teja 500 syikal.

6.        Minyak zaitun 1 hin.

Minyak urapan dengan campuran seperti yang Allah perintahkan kepada Musa (seperti yang tersebut diatas) dilarang keras oleh Allah untuk dibuat dan digunakan untuk kepentingan umum, bahkan hukuman atau saksi yang berat dikenakan kepada orang yang melanggarnya (Keluaran 30:33)

Dalam Perjanjian Lama minyak lajim digunakan untuk mengurapi seorang raja ketika raja itu  di tahbiskan atau di lantik, akan tetapi jenis yang digunakan untuk hal itu hanya minyak (oil) dan tidak disebut dengan minyak urapan (annointing oil) . Samuel takala mengurapi Saul menjadi raja mengambil buli-buli berisi minyak dan menuangkannya ke kepala Saul (1 Samuel:10:1). Samuel juga mengurapi Daud menjadi raja dengan minyak yang ada dalam tabung tanduknya. (1 Samuel 16:13). Seorang nabi muda utusan nabi Elisa mengurapi Yehu dengan minyak untuk menjadi raja Israel (2 Raja-raja 9:1-6).

Dalam Perjanjian Baru minyak (oil) digunakan oleh murid-murid Yesus takala mendoakan orang sakit dan yang dimaksudkan disini tidak disebut dengan minyak urapan (anointing oil) (Markus 6:13). Yakobus saudara Yesus yang disebut oleh Paulus sebagai rasul memerintahkan juga kepada orang-orang percaya yang ada di perantauan untuk mendoakan orang sakit dengan mengoleskan minyak (Yakobus 5:15). Hanya dalam kedua ayat tersebut dalam Perjanjian Baru, disebutkan bahwa minyak dalam konteks pelayanan digunakan atau diperuntukkan hanya untuk sesuatu yang berhubungan dengan mendoakan orang sakit dan tidak digunakan atau diperuntukkan untuk hal-hal lain diluar dari mendoakan orang yang sakit !

Ketika kita berbicara mengenai minyak urapan maka yang dimaksud adalah minyak  yang terdiri dari campuran-rempah-rempah yang dipakai untuk mengurapi kemah pertemuan, tabut Allah beserta segala perkakas yang ada dalam kemah pertemuan serta untuk mengurapi Harun dan anak-anaknya takala menjadi imam pada jaman Perjanjian Lama. Oleh karena itu pada masa kini jika ada orang yang mengaku memiliki atau menggunakan minyak urapan, hal tersebut menjadi sesuatu hal yang “janggal”.

Jika ada orang yang menggunakan minyak urapan untuk hal-hal lain seperti untuk menjaga spion mobil supaya tidak dicuri, menjaga supaya rumah tidak dirampok, membuat toko supaya diberkati (“untung”), membuat kendaraan tidak mengalami tabrakan, membuat anak pintar, membuat sanak keluarga bisa bertobat dengan mencampurkan minyak urapan kemakanan, dsb, hal tersebut adalah perbuatan yang tidak “tepat guna” dan salah “penempatan”. Sedangkan jika seseorang mendoakan orang sakit dengan minyak urapan, hal tersebut tidaklah alkitabiah, karena yang benar adalah mendoakan orang sakit dengan minyak (oil)  bukan minyak urapan (annointing oil) sesuai dengan apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus. (Markus 6:13)

Apa yang Firman Allah katakan tentang KESEMBUHAN ?

Kesembuhan dapat kita peroleh yaitu, pertama atas adanya doa yang dipanjatkan kepada Allah. Sewaktu Raja Hizkia jatuh sakit dan hampir mati serta telah diponis mati oleh nabi Yesaya (bayangkan nabi ini adalah seorang nabi Allah yang telah teruji nubuatannya dan bukan lah seorang nabi palsu. Nubuatannya selalu dan pasti 100 % akurat!). Atas hal itu Raja Hizkia mengambil sikap untuk berdoa meminta belas kasihan Allah. Allah mendengar doa raja Hizkia maka ia pun disembuhkan Allah sehingga umurnya diperpanjang 15 tahun lagi (2 Raj 20:2-6; Yes 38:2-6). Ishak berdoa kepada Tuhan untuk Ribka isterinya yang “sakit” mandul dan Tuhan mengabulkan doanya sehingga Ribka melahirkan Esau dan Yakub (Israel).

Yang kedua kesembuhan diperoleh juga atas adanya iman/percaya kepada Tuhan Yesus. Dalam alkitab ada banyak kasus dimana Tuhan Yesus melakukan kesembuhan karena orang-orang tersebut memiliki iman/percaya kepadaNya, hal itu bisa kita lihat ketika Tuhan Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum (Matius 8:13), menyembuhkan mata dua orang buta (Matius 29:28-30), menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan (Matius 9:20-22), menyembuhkan anak pegawai istana (Yohanes 4:48-53).

Satu contoh yang kontras tentang kepercayaan atau iman akan kesembuhan terdapat dalam Markus 2:1-12 Dimana Tuhan Yesus menyembuhkan orang lumpuh karena iman dari keempat teman dari orang lumpuh tersebut. Mereka mengusung temannya yang lumnpuh  melalui atap rumah saat Yesus berada di Kapernaum untuk memberitakan Firman Allah. Ketika tersiar kabar kepada mereka bahwa Yesus sedang berada di sebuah rumah di Kapernaum, mereka mencari Yesus dan percaya serta yakin 100 % kepada Yesus bahwa Ia sanggup menyembuhkan temannya yang lumpuh. Akhirnya karena iman keempat orang tersebut temannya yang lumpuh disembuhkan. Mereka bukan datang karena menginginkan sesuatu yang lain untuk memperoleh kesembuhan (termasuk “minyak urapan”), mereka datang karena faktor Tuhan Yesus sang “Pribadi” pembuat kesembuhan itu sendiri (Markus 2:1-5).  Firman Tuhan berkata dalam Yakobus 5:15 “Doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.”.

Ketiga, nama Yesus adalah nama yang memiliki kuasa atau otoritas dimana seseorang bisa disembuhkan. Ketika Petrus dan Yohanes melintas gerbang bait Alllah disitu terbaring seorang yang lumpuh sejak lahirnya. Orang lumpuh itu mengharapkan pemberian dari mereka berdua tapi Petrus tergerak untuk menyembuhkan orang lumpuh itu, ia berkata “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus orang Nazaret itu, berjalanlah!” Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian kemari dan mengikuti mereka kedalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah (Kisah Para Rasul 3:1-10). Petrus menyembuhkan Eneas yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh dengan menggunakan otoritas nama Yesus. Petrus berkata “Eneas Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” Seketika itu juga bangunlah orang itu. (Kisah Para Rasul 9:34).  Melalui dua kejadian itu kita bisa melihat bahwa nama Yesus adalah nama yang atasNya kita bisa disembuhkan dari sakit penyakit dan perlu kita sadari bahwa tujuan dari kesembuhan yang Allah berikan atas diri kita yaitu agar kita yang telah mengalami kesembuhan dapat memuliakan serta memuji Allah bukan memuliakan, memuja bahkan mengkultuskan orang yang telah mendoakan kesembuhan bagi kita. (Kisah Para Rasul 9: 35,42 ; Kisah Para Rasul 3: 8 ; Markus 2:11-12)

Jadi menurut Firman Allah masalah kesembuhan tidak ada sangkut pautnya dengan minyak urapan. Seseorang bisa mengalami kesembuhan kalau ia datang minta belas kasihan Allah melalui doa, kemudian menaikkan doa-doa kesembuhan dalam nama Tuhan Yesus, selanjutnya harus beriman atau percaya kepada Tuhan Yesus bahwa Ia sanggup menyembuhkan sakit penyakit. Pusat pemujaan, pujian dan penyembahan atas terjadinya kesembuhan ditujukan hanya bagi Allah dan Yesus Kristus, bukan untuk orang-orang yang berdoa untuk kesembuhan tersebut.“Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Roma 11:36)

Apa yang Firman Allah katakan tentang PERLINDUNGAN ?

Perlindungan atas diri kita, keluarga kita harta benda kita, dsb seperti ; terlindung dari penjambretan, penodongan, kecelakaan, sakit penyakit, dsb dapat kita peroleh dari dan hanya melalui Allah.

Musa berkata dalam Mazmur 91 bahwa tempat perlindungan dan kubu pertahanan adalah Allah yang bisa dipercayai (ayat 1-2,9) Allah yang meluputkan kita dari jerat perangkap dan sakit penyakit (ayat 3,6) Allah juga meluputkan kita dari malapetaka (ayat 10). Para malaikat juga berperan aktif atas orang-orang yang takut akan Allah. Malaikat diperintahkan Tuhan untuk menjaga segala jalan kita dan akan menatang kita diatas tangannya agar kaki kita tidak terantuk kepada batu atau dengan kata lain Allah memberikan penyertaan atas setiap langkah-langkah kita (Ayat 11-12). Malaikat Tuhan juga berkemah disekeliling orang-orang yang takut akan Allah untuk meluputkan kita dari marabahaya (Mazmur 34:8).

Petrus pernah mengalami hal tersebut yaitu ketika ia dipenjara, jemaat Tuhan berdoa sehingga Tuhan mengutus para malaikat untuk membebaskan Petrus dan Petruspun menerima bantuan malaikat sehingga ia dapat bebas dari penjara. (Kisah Para Rasul 12:1-19) Petrus berkata kepada orang-orang yang mendoakannya bahwa Tuhanlah yang telah menuntunnya keluar dari penjara. (Kisah Para Rasul 12:17)

Begitu juga dengan Daniel, ia juga mengalami perlindungan dari malaikat. Ketika Daniel berada di dalam penjara malaikat membuat mulut singa-singa terkatup sehingga singa-singa itu tidak mengapa-apakan Daniel (Daniel 6:23). Petrus dan Daniel terluput dari marabahaya bukan karena faktor minyak urapan atau sesuatu hal lain, tapi karena mendapat perlindungan dari Allah yang mengutus para malaikat untuk memberikan perlindungan bagi mereka. “Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.” (Mazmur 9:10)

Amsal 14:26 berkata “Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.”. Perlindungan Allah disediakan kepada orang yang takut kepadaNya (takut akan Allah). Apakah takut akan Allah itu ? Salomo berkata “Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya. Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah (Pengkhotbah 8:12-13).   

Menurut ayat tersebut takut akan Allah ialah takut terhadap hadirat Allah artinya apapun yang kita lakukan dan dimanapun kita berada, hadirat Allah senantiasa mengikuti kita sebagai orang yang percaya. Pada saat seseorang melakukan penipuan, korupsi, curang dalam ujian, melakukan perjinahan dsb, dan ketika tindakan tersebut tidak diketahui oleh orang lain, Tuhan kita adalah Tuhan yang “Maha Hadir”, Ia senantiasa mengetahui jalan atau langkah setiap orang. Firman Tuhan berkata dalam Amsal 8:13 “Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada  kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.  Dan “Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik (Amsal 15:3)  “TUHAN memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia; dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. (Mazmur 33:13-14).

Kita lihat aplikasi takut akan Allah yaitu takut akan hadirat Allah dalam kehidupan Yusuf. Yusuf adalah seorang yang memberikan gambaran tentang orang percaya yang hidup dalam takut akan Allah. Suatu kali ia digoda oleh isteri Potifar karena isteri Potifar birahi kepadanya (Kejadian 39:7) tapi Yusuf tidak tergoda sama sekali, walaupun dari hari kehari isteri Potifar membujuk Yusuf untuk tidur dan bersetubuh dengannya. Mengapa Yusuf bisa tahan akan godaan itu? Jawabannya adalah karena Yusuf memiliki kehidupan yang takut akan Allah, dimanapun ia berada ia senantiasa mengerti bahwa hadirat Allah ada besertanya, sehingga ia hidup dengan senantiasa takut akan Allah. Dalam Kejadian 3:9 Yusuf menegaskan hal ini dengan berkata kepada isteri Potifar “Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?”. Karena Yusuf takut akan Allah maka secara otomatis ia menjaga kekudusan hidupnya. Kita tidak akan bisa memaksakan seseorang untuk hidup kudus (tidak mabuk-mabukan, tidak berjudi, tidak memakai narkoba, dsb) jika seseorang itu tidak hidup dalam takut akan Allah. Seseorang yang benar-benar takut akan Allah pasti akan memiliki kecendrungan yang besar untuk hidup kudus dan memiliki hidup yang penuh integritas. Ia tidak perlu lagi nasehat atau suatu perintah untuk hidup kudus!

Akibat dari kehidupan yang takut akan Allah maka perlindungan dari Allah disediakan dan diberikan bagi kehidupan Yusuf. Yusuf dilindungi Allah dari setiap masalahnya, ketika ia dijual kepada Potifar Tuhan menyertai Yusuf untuk menjadi seorang yang berhasil dalam pekerjaannya sehingga ia diangkat menjadi juru kuasa atas rumah dan segala milik Potifar (Kejadian 39:1-6). Ketika ia dipenjara Allah menyertainya dan melimpahkan kasih setiaNya kepadanya dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara (Kejadian 39:21), Allah menyertai Yusuf dalam penjara dan semua yang diperbuat Yusuf dalam penjara senantiasa berhasil (Kejadian 39:23b).

“Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada  perlindungan bagi anak-anak-Nya. (Amsal 14:26)  “Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut (Amsal 14:27). “Takut akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa malapetaka.” (Amsal 19:23)

Dapatlah disimpulkan bahwa perlindungan atas kita, keluarga kita, harta benda kita, pekerjaan kita usaha atau bisnis kita dapat kita peroleh bukan melalui minyak urapan atau sesuatu yang lain, akan tetapi dari dan melalui Allah yang juga memakai para malaikat untuk menjagai kita dari malapetaka. Perlindungan kita peroleh dari Allah karena kita mau hidup seperti Yusuf yaitu hidup dengan takut akan Allah, hidup dengan saleh di hadapan Tuhan!!!

Apa yang Firman Allah katakan tentang BERKAT ?

Berbicara masalah berkat, Pertama-tama kita harus mengetahui dan mengerti bahwa Allahlah sumber berkat bagi kita, Allahlah yang memberkati hidup kita, keluarga kita, pekerjaan kita, bisnis kita dsb, Firman Allah mengatakan dalam Amsal 10:22  bahwa   “Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya”.

Yang kedua berkat akan kita peroleh ketika kita hidup dengan takut akan Allah. Dalam kitab Mazmur dikatakan bahwa “TUHAN telah mengingat kita; Ia akan memberkati, memberkati kaum Israel, memberkati kaum Harun, memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN, baik yang kecil maupun yang besar. (Mazmur 115:12-13). “Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.”. (Amsal 22:4)  Bandingkan hal tersebut dengan kehidupan Yusuf pada bagian perlindungan Tuhan seperti yang tertera dibahasan sebelumnya.

Yang Ketiga, dalam  (Ulangan 10:12-13) orang Israel diperingatkan agar “hidup dengan takut akan Tuhan dengan :

1.   Hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan Tuhan

2.   Mengasihi Tuhan

3.  Beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa

4.  Berpegang pada perintah-perintah Tuhan (taat pada 
     Firman Tuhan)

Dalam Ulangan 11:26-28 berkat dan kutuk dijanjikan bagi bangsa Israel oleh Allah. Berkat akan diperoleh mereka kalau mereka hidup dengan mendengarkan perintah Allah yang disampaikan kepada mereka seperti yang tersebut diatas (Ulangan 10:12-13). Kita adalah orang Israel secara rohani dan Firman Allah tersebut ditujukan juga untuk kita yang hidup pada jaman ini. Sebagai orang percaya kita juga dapat  diberkati oleh Allah jika kita hidup  dengan takut akan Tuhan dan menjalankan ke empat hal tersebut diatas.

Jadi jika pekerjaan, usaha atau bisnis kita diberkati, hal tersebut terjadi bukan karena faktor minyak urapan atau hal lainnya. Allahlah yang menjadi sumber berkat kita dan berkat Allah dapat kita peroleh karena kita hidup dengan takut akan Tuhan (hidup benar) yaitu hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan Tuhan, mengasihi Tuhan, beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa serta berpegang pada perintah-perintah Tuhan (taat pada Firman Tuhan). Berkat Allah akan tercurah bagi setiap orang yang hidup benar, seperti yang Daud katakan dalam Mazmur 37:25 “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti”

Apa yang Firman Allah katakan tentang PENGUSIRAN SETAN ?

Pengusiran setan (roh-roh jahat) dalam Alkitab terjadi karena  pertama; otoritas dari nama Yesus, kedua; percaya bahwa kita sebagai orang percaya telah diberikan kuasa oleh Tuhan untuk dapat mengusir setan dan ketiga ; dengan doa dan puasa yang kita lakukan.

Dalam Kisah Para Rasul 10:38 tertulis “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.”
Ketika rasul Paulus tidak tahan lagi atas gangguan roh tenung dari seorang hamba perempuan di Filipi, ia kemudian mengusir roh tenung tersebut dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
Yesus berkata “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku (demi nama Tuhan Yesus)” (Lukas 16:17a). Kedua belas murid Tuhan Yesus, ketika diutus pergi untuk memberitakan injil mereka diberi kuasa untuk mengusir setan (Markus 3:14-15). Dalam bagian lain Ketika tujuh puluh murid kembali dari penginjilan yang mereka lakukan, mereka berkata kepada Tuhan Yesus bahwa “setan-setan takluk kepada kami demi namaMu” .

Nama Yesus Kristus adalah jaminan untuk setan atau roh-roh jahat dapat diusir/ditengking dari tubuh seseorang maupun sebuah rumah atau bangunan, karena Allah telah mengaruniakan kepadaNya nama diatas segala nama supaya didalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada dilangit dan yang ada di atas bumi dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah,Bapa!. (Filipi 2:10-11)

Yang kedua kita harus beriman / percaya bahwa kepada kita sebagai orang percaya telah diberikan otoritas dan kuasa untuk mengusir setan (Lukas 16:17a). Pelajaran yang berharga yang diberikan oleh Tuhan Yesus bagi murid-muridNya dalam pengusiran setan terdapat dalam Matius 17:14-21, yakni ketika murid-murid Yesus tidak bisa mengusir setan dari seorang anak muda yang sakit ayan (ayat 16). Yesus menegor murid-muridNya karena mereka kurang percaya bahwa kepada mereka telah diberikan kuasa dan otoritas untuk mengusisr setan (ayat 20). Ketika kita berdoa untuk mengusir setan dalam tubuh seseorang atau dalam suatu tempat (rumah atau gedung) kita harus yakin dan percaya bahwa kepada kita telah diberikan otoritas dan kuasa untuk mengusir setan. Setan takluk kepada nama diatas segala nama yaitu nama Yesus !

Hal yang ketiga yang kita harus lakukan dalam hal pengusiran setan adalah doa dan puasa. Yesus mengatakan bahwa pengusiran setan dapat diusir dengan melakukan doa dan puasa (Matius 17:21). Dalam Matius 4 kita bisa melihat bahwa Tuhan Yesus menang atas tipu daya iblis ketika Ia dicobai di padang gurun selama empat hari dan empat puluh malam. Rahasia kemenangan Tuhan Yesus terhadap iblis adalah karena pada waktu itu Tuhan Yesus berada dalam keadaan berpuasa (ayat 2).

Berdasarkan paparan diatas, Firman Allah mengajarakan dalam mengusir setan, kita sebagai orang-orang percaya harus menggunakan otoritas nama Yesus, yakin dan percaya bahwa kepada kita telah diberikan kuasa untuk mengusir setan demi nama Tuhan Yesus dan setiap kita harus menyediakan waktu untuk berdoa dan berpuasa karena hal pengusiran setan adalah hal peperangan antara kerajaan Allah VS kerajaan iblis.

Hal itu sekali lagi membuktikan bahwa penggunaan minyak urapan dalam pengusiran setan tidak diperlukan bahkan tidak ada relefansinya.

Semoga tulisan ini dapat memberikan pencerahan kepada anak-anak muda yang sedang mencari kebenaran yang sesungguhnya tentang minyak urapan dalam relevansinya didalam pelayanan. Tuhan Yesus memberkati.

(Pdm Togi Simanjuntak, S.Sos, MA)

Pemimpin Your Ministries



Ayat-ayat referensi :

KEL 29:7 : Sesudah itu kauambillah minyak urapan dan kautuang ke atas kepalanya, dan kauurapilah dia.

KEL 29:21 : Haruslah kauambil sedikit dari darah yang ada di atas mezbah dan dari minyak urapan itu dan kaupercikkanlah kepada Harun dan kepada pakaiannya, dan juga kepada anak-anaknya dan pada pakaian anak-anaknya; maka ia akan kudus, ia dan pakaiannya,dan juga anak-anaknya dan pakaian anak-anaknya.

KEL 30:22-31 : Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:"Ambillah rempah-rempah pilihan, mur tetesan lima ratus syikal, dan kayu manis yang harum setengah dari itu, yakni dua ratus lima puluh syikal, dan tebu yang baik dua ratus lima puluh syikal, dan kayu teja lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun satu hin.   Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus. Haruslah engkau mengurapi dengan itu Kemah Pertemuan dan tabut hukum, meja dengan segala perkakasnya, kandil dengan perkakasnya, dan mezbah pembakaran ukupan; mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya, bejana pembasuhan dengan alasnya.    Haruslah kaukuduskan semuanya, sehingga menjadi maha kudus; setiap orang yang kena kepadanya akan menjadi kudus. Engkau harus juga mengurapi dan menguduskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku. Dan kepada orang Israel haruslah kaukatakan demikian: Inilah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus bagi-Ku di antara kamu turun-temurun.

KEL 31:11 : minyak urapan dan ukupan dari wangi-wangian untuk tempat kudus;                   tepat seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu haruslah mereka membuat semuanya."

KEL 37:29 : Dan dibuatnyalah minyak urapan yang kudus itu dan ukupan murni dari wangi-wangian, seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah.

KEL 40:9 : Kemudian kauambillah minyak urapan dan kauurapilah Kemah Suci dengan segala yang ada di dalamnya; demikianlah harus engkau menguduskannya, dengan segala perabotannya, sehingga menjadi kudus.

IMA 8:2 : "Panggillah Harun dan anak-anaknya bersama-sama dengan dia, dan ambillah pakaian-pakaian, minyak urapan, dan lembu jantan korban penghapus dosa, dua domba jantan dan bakul berisi roti yang tidak beragi,

IMA 8:10 : Musa mengambil minyak urapan, lalu diurapinyalah Kemah Suci serta segala yang ada di dalamnya dan dikuduskannya semuanya itu.

IMA 8:12 : Kemudian dituangkannya sedikit dari minyak urapan itu ke atas kepala Harun dan diurapinyalah dia untuk menguduskannya.

IMA 8:30 : Dan lagi Musa mengambil sedikit dari minyak urapan dan dari darah yang di atas mezbah itu, lalu dipercikkannya kepada Harun, ke pakaiannya, dan juga kepada anak-anaknya dan kepakaian anak-anaknya. Dengan demikian ditahbiskannyalah Harun,                  pakaiannya, dan juga anak-anaknya dan pakaian anak-anaknya.

IMA 21:10 : Imam yang terbesar di antara saudara-saudaranya, yang sudah diurapi dengan menuangkan minyak urapan di atas kepalanya dan yang ditahbiskan dengan mengenakan kepadanya segala pakaian kudus, janganlah membiarkan rambutnya terurai dan janganlah ia mencabik pakaiannya.

1SAM 10:1 : Lalu Samuel mengambil buli-buli berisi minyak, dituangnyalah ke atas kepala Saul, diciumnyalah dia sambil berkata: "Bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel? Engkau akan memegang tampuk pemerintahan atas umat TUHAN, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh disekitarnya. Inilah tandanya bagimu, bahwa TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya sendiri:

1SAM 16:3 : Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu."

2RAJ 9:1-3 : Kemudian nabi Elisa memanggil salah seorang dari rombongan nabi dan berkata kepadanya: "Ikatlah pinggangmu, bawalah buli-buli berisi minyak ini dan pergilah ke Ramot-Gilead.Apabila engkau sampai ke sana, carilah Yehu bin Yosafat bin Nimsi; masuklah, ajak dia bangkit dari tengah-tengah temannya dan bawalah dia ke ruang dalam.Kemudian ambillah buli-buli berisi minyak itu, lalu tuangkan isinya ke atas kepalanya dan katakan: Beginilah firman TUHAN: Telah Kuurapi engkau menjadi raja atas Israel! Sesudah itu bukalah pintu, larilah dan jangan berlambat-lambat."

MAR 6:13 : dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

YAK 5:14 : Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.



 
Jika kamu diberkati oleh artikel ini, silahkan kirimkan ke teman kamu.
Nama kamu : *
Email kamu : *
Email teman kamu : *
   
copyright © 2008. All rights Reserved Your Ministries - Powered by Fi-Bee.com